Sejarah Kerajaan Sriwijaya Menurut Lokasi Prasasti Peninggalannya

in
Peninggalan, Kerjaan Sriwijaya, Letak kerajaan, beridirinya kerajaan
Salah satu peninggalan kerajaan sriwijaya yang masih utuh berada di palembang

Beinenson.news – Berdasar bukti-bukti prasasti yang sudah ditemui dan diketahui jika letak Kerajaan Sriwijaya berada di daerah Sumatra bagian Selatan. Diprediksi pusat pemerintahannya berada di pinggir Sungai Musi atau di sekitar kota Palembang saat ini.

Dari pinggiran Sungai Musi, pengaruh Kerajaan Sriwijaya terus meluas meliputi Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Bangka, sampai ke Tanah Genting Kra. Luasnya wilayah laut yang dikuasai Kerajaan Sriwijaya membuat Sriwijaya sebagai kerajaan maritim yang terbesar di Indonesia.

Kata atau nama Sriwijaya berawal dari bahasa Sansekerta “sri” yang maknanya bersinar atau cemerlang dan “wijaya” yang maknanya kemenangan atau kemasyhuran. Dengan begitu, nama Sriwijaya berarti kemenangan yang gilang-gemilang jika diartikan dalam bahasa Indonesia.

Bukti sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya dibagi ke dua unsur yang bisa kita pelajari, yakni sumber  yang dari dalam negeri dan luar negeri. Kedua unsur sejarah tersebut memiliki sedikit perbedaaan karena diantara mereka memiliki pendapat tentang sejarah berdirinya kekuasaan Sriwijaya ini. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan terkait sejarah Sriwijaya tiap masing-masingnya.

Prasasti Peninggalan Kerjaaan Sriwijaya

Sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya yang dari dalam negeri biasanya berawal dari beberapa prasasti yang ditemui, salah satunya yakni sebagai berikut.

Telaga Batu

Pada dasarnya, isi prasasti berkenaan sumpah pada siapa saja yang melakukan kejahatan di Kerajaan Sriwijaya dan tidak patuh terhadap perintah raja. Prasasti Telaga Batu ditemukan di Palembang.

Kedukan Bukit

Prasasti Kdukan Bukit ditemukan di pinggir Sungai Tatang, dekat Palembang. Prasasti ini menunjukkan angka tahun 605 Saka (683 M). Isi prasasti menjelaskan jika seorang yang memiliki nama Dapunta Hyang melangsungkan perjalanan suci (siddhayatra) memakai perahu. Dapunta Hyang pergi dari Minangatamwan dengan membawa tentara 20.000 personil.

Karang Berahi

Prasasti Karang Berahi ditemukan di Jambi, diperkirakan Prasasti ini di buat pada tahun 608 Saka (686 M), dan Isi Prasasti Karang Berahi adalah tentang sumpah/kutukan.

Ligor

Prasasti Logor berisi sanjungan untuk raja yang sukses mengalahkan lawannya. Dalam prasasti ini disebut mengenai ibukota Ligor yang berperan memantau pelayaran dan perdagangan di Selat Malaka.

Kota Kapur

Prasasti Kota Kapur ditemukan di Pulau Bangka dan terdapat angka tahun 608 Saka (686 M). Isi Prasasti Kota Kapur ialah tentang permohonan terhadap beberapa dewa untuk melindungi kesatuan Sriwijaya dan memberi hukuman tiap-tiap orang yang berniat jahat.

Nalanda

Prasasti Nalanda berisi perihal perintah pembangunan sebuah biara di Nalanda atas perintah Raja Balaputradewa. Dalam prasasti ini ditulis jika Kerajaan Sriwijaya sudah melangsungkan jalinan dengan Kerajaan Pala di Benggala (India Timur).

Talang Tuo

Prasasti Talang Tuo berangka tahun 606 Saka (684 M) dan ditemukan di samping barat kota Palembang di wilayah Talang Tuo. Isi prasasti ini mengatakan mengenai pembangunan sebuah taman yang disebutkan srikerta yang buat oleh Dapunta Hyang Sri Jayanaga.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya Menurut Warga Asing

Sumber sejarah yang menerangkan kehadiran Kerajaan Sriwijaya dapat dijumpai dari berita asing. Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim dengan letak yang paling strategis. Adanya rutinitas perdagangan itu banyak ditemui info tentang kebudayaan Kerajaan Sriwijaya dari berita asing, seperti berita Arab, berita India, dan berita China.

Informasi Dari Negara Cina

Berdasar pada catatan perjalanan I-Tsing seorang pendeta dari China yang kerap tiba ke Kerajaan Sriwijaya semenjak tahun 672 M. Dia bercerita jika di Sriwijaya ada lebih kurang 1000 pendeta yang kuasai agama seperti pada India.

Warga Arab

Menurut berita Arab, Kerajaan Sriwijaya disebutkan dengan Zabag atau Zabay atau dengan panggilan Sribuza. Dari beberapa berita Arab itu diterangkan berkenaan kekuasaan dan kebesaran dan kekayaan Sriwijaya yang populer sebagai kerajaan maritim.

Itulah sejarah kerajaan sriwijaya menurut prasasti penggalannya yang kini sudah ditemukan di beberapa lokasi yang ada di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…